Berburuk Sangka itu Tidak Baik
Saya Muslim dan saya bangga dengan itu, beberapa hari belakangan entah mengapa jemari ini seperti terarah untuk menekan deretan huruf di keyboard untuk membentuk kalimat Ambon, Poso dan beberapa nama tempat yang pernah identik dengan konflik yang berlatar belakang SARA, walaupun ngeri karena sekali-kali yang mucul adalah foto-foto "menyeramkan", tapi rasa ingin tahu dan penasaran memberanikan saya untuk beberapa detik melihat, tujuannya tentu bukan untuk itu karena yang ingin saya ketahui tidak lebih adalah penjelasan mengenai latar belakang hal/konflik tersebut, walaupun efek melihat foto-foto "menyeramkan" tersebut sedikit mempengaruhi emosi saya, pernah terbayang dalam benak saya tentang bagaimana nasib para korban, bagaimana jika itu saya, keluarga saya dan orang-orang dekat saya."Ya Allah ampunilah hamba", bahkan mungkin karena tanpa sadar sering membayangkan hal tersebut, mimpi-mimpi aneh yang berhubungan dengan konflik datang menghapiri saya pada suatu malam, ngeri dan takut pun menyelimuti.
Bukankah sisi kemanusian dimiliki oleh setiap manusia?. Ketika itu saya harus menjenguk tetangga saya di Rumah Sakit di daerah Cawang, Rumah Sakit yang menyelipkan identitas keagamaan dalam rangkaian kata pada nama Rumah Sakit tersebut, saya sebetulnya malas untuk berluwes-luwes dalam hal ini bagi saya ketika ia berbeda keyakinan maka akan ada jarak dalam beberapa hal, dan itu saya terapkan pada diri saya, suaminya yang sakit dan kebetulan berdarah Maluku kembali menerawangkan pikiran saya yang sebelumnya terkontaminasi artikel-artikel yang berbau konflik.

Komentar
Posting Komentar