Lebaran Idul Adha si Kakek
"Apa kakek tidak kangen sama nenek?" "setiap saat" ia pun merubah posisi duduknya dan menatap serius. "ketika malam datang selalu terekenang almarhumah nenek" suara dengus nafas terbuang baberegan dengan mata yang nanar dan emosi kesedihan yang tertahan. "kalau kakek sedih sudah tidak usah dilanjutkan kek ceritanya" menangkap raut kesediahan yang dalam di mata sang kakek. "gk apa-apa, terkadang kakek merasa nenek selalu hadir setiap malam, setiap saat dan saat perasaan itu datang maka kakek berharap bisa berkomunikasi dengan nenek" sudah 1 tahun ini kakek tinggal sendirian di kampung, anak-anak beliau merantau di kota, dan seperti biasa setiap tahun pula si kakek berada di depan rumah saat hari raya seperti ini, namun kali ini berbeda, iya, kakek benar-benar Sendiri, sepeninggalan nenek setahun yang lalu, banyak yang berubah dari kakek, orang bilang beliau gila, saat malam, tetangga-tetangga sering mendapatinya ...


Komentar
Posting Komentar